SUKADANA. Musibah kebakaran hutan harus dapat di upayakan semaksimal mungkin agar tidak timbul, sekalipun musibah ini sangat sulit untuk di hindari. Demikian disampaikan Setda kabupaten Kayong Utara, H Hendri Siswanto, S.Sos ketika membuka Pelatihan Pencegahan Dini Kebakaran Hutan dan Lahan di Gedung Balai Nirmala Sukadana, Rabu (30/5). Dikatakan bukan hanya di Indonesia di Negara Maju yang sekalipun telah memiliki peralatan canggih namun juga masih sulit mencegah terjadinya kebakaran. Masalah ini tetap harus di hadapi dan yang paling penting dan utama adalah mencegah sejak dini agar kebakaran tidak melanda khususnya di Kabupaten Kayong Utara.

Menurut Setda, beberapa tahun belakangan panas didaerah ini sudah terasa menyengat. Hal ini dimungkinkan karena kondisi hutan yang mungkin sudah sudah menipis, dan penyebab hutan menipis tak semata-mata karena maraknya illegal logging bebrapa tahun silam. namun juga bisa disebabkan karena pembukaan lahan utuk pertanian dan perkebunan dengan cara membakar.

” Berladang dengan cara membakar sebaiknya di hindari, karena cara membakar tidak baik. selain ancaman kebakaran bisa meluas dan juga bisa membuat udara tidak sehat,” ujarnya

Kepada peserta pelatihan, Sekda berpesan agar dapat ikut andil mencegah terjadinya kebakaran. Untuk itu, dia berpesan agar selama pelatihan dapat diikuti dengan serius.”Relawan harus sejak dini cegah kebakaran hutan dan lahan,” pintanya.

Sementara Kepala Dinas Kehutanan Dan Perkebunan Kabupaten kayong Utara,Bimbing Parjoko mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi dan penyerahan bantuan perlengkapan penyuluhan atau sarana pemadaman api yang telah dilaksanakan pada tahun 2010 kepada tiga desa, yaitu Desa Sungai Paduan, Desa Sungai Sepeti dan Desa Pampang Harapan. Pada tahun 2011, juga dilaksanakan tiga desa yakni Desa Padu Banjar, Desa Pulau Kumbang dan desa Tanjung satai. Sedangkan untuk tahun 2012, direncanakan di Desa Pemangkat, Desa Nipah Kuning, Desa Sejahtera dan Desa Penjalaan.

“Dari desa-desa yang menerima bantuan tersebut telah dibentuk kader-kader masyarakat peduli api (MPA),” Jelasnya.

Dalam kegiatan ini dihadirkan dua narasumber, yakni, Ir. Galuh Januardi MS dari Dishutbun Provinsi Kalbar dan Rudianto, Ketua Regu Manggala Agni Ketapang.(lud)

Sumber : Equator ( Geliat kayong Utara) Kamis,  31 Mei 2012

By : Kan’s,Zan’s N Fe”ns

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*